
Bismillahirrahmanirrahim..
Segala puji bagi Allah SWT, atas rahmat dan cinta yang disalurkan pada jiwaku, sehingga sakit yang slalu dirasakan menjadi nikmat penghapus dosa, dosa kecil. melalui sakit ini terbuka kembali hijab antara Tuhan dengan hamba yang faqir ini, taubat.
Selawat dan salam untuk Rasulullah SAW, Nabiku Muhammad SAW yang mengajarkan cinta lewat kesabaran dalam dakwahnya, allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'alihhi Muhammad.
DETIK perdetik saya menyadari betapa terlalu hausnya saya akan cinta, saya memiliki jiwa ini merasakan ada yang kurang dalam sisi hidup saya, yakni cinta. Betapa saya menyadari ketika sakit begitu mendera di setiap aliran darah tubuh ini, ketika menoleh untuk kembali kepada illahi tubuh memanas demam meninggi, saya slalu memperhatikan jiwa ini.. ternyata ada kejanggalan nikmat disana. kelalaian dan kemaksiatan hati terhadap Allah, membuat saya mengerti bahwa saat berpikir untuk kembali "jatuh cinta" kepada sang khaliq, Allah membersihkan jiwa saya dengan sakit, agar sholat & ibadah saya bisa khusyuk kembali.
Dalam tangis saya tersenyum, Allah terlalu besar mencintai saya, lalu mengapa saya harus mencari cinta yang lain (makhluk)? membuat rasa kesepian itu semakin menjadi-jadi! lalu mengapa saya mempermudah untuk jatuh cinta pada laki-laki yang mengaku beriman? membuat rasa bersalah itu semakin menggebu-gebu dan mereka tak benar-benar mencintai saya! jika mereka mengaku beriman, tentu mereka tidak akan bermain-main dengan hati yang lemah ini, tentu mereka tidak akan mudah menaruh cinta pada jiwa yang faqir ini dan tentu mereka tidak sanggup meninggalkan saya dalam keadaan diam dan terluka...Bukankah cinta itu menyembuhkan bukan menyakitkan? hahh..
SUNGGUH pun seringnya saya melalaikan Tuhan, Allah slalu memberi cahaya untuk bisa pulang kembali pada "rumah" rahmatNya dan saya harus sambut RahmatNya itu...DEMAM meninggi ini menjadikan hati saya kuat kembali, kerapuhan hati akibat mencari cinta selain Allah yang terlalu sering, melalui demam meninggi ini berangsur-angsur melepaskan diri mengelupas bak METAMORFOSIS pada kupu-kupu, semoga hati ini berubah indah dan terbang menuju yang indah-indah... menuju bunga-bunga surga, insyaAllah, amiin ya Rabb.
SEMOGA kedepannya, saya tidak lagi menceritakan cinta-cinta semu lagi, antara hati wanita dan laki-laki sungguh pun begitu, kelak saya akan menaruhkan cinta pada detik-detik dimana saya harus merasakannya kembali tanpa luka di hati, terbang dan hinggap pada "bunga" yang memang tepat untuk "kupu-kupu" ini :)
(sangat menyedihkan.. kau mengabaikanku.. aku bersumpah tidak akan memikirkanmu dan mencintai.. sampai aku benar-benar di cintai.. aku masih punya HARGA DIRI!_22 Oktober 2010, 03:37 PM_)
JIWA INI MEMBUTUHKAN CINTA YANG BESAR BUKAN YANG SETENGAH-SETENGAH
JIWA INI MEMBUTUHKAN CINTA YANG MAMPU MEMBUAT TERSENYUM
BUKAN DIAM DAN MENARUH LUKA..DAN JIWA INI MEMBUTUHKAN CINTA
YANG MEMBUAT NAFASKU MENJADI LEBIH BERARTI BUKAN TERBUANG SIA-SIA..
"kau jaga slalu hatimu..saat jauh dariku..tunggu aku kembali.."
_TERIMAKASIH untuk Siswoyo bin Zainuddin, Cinta itu di hati bukan di bibir.. "barakallahu fiik.."
_Thanks Be4U Afrizal Dahril, dah selama 4,5 tahun lho Novel lewati" kok hujan..hujan kan bana, nak jaleh batuduang kain.. kok indak.. indakkan bana, nak jaleh cari nan lain"
_Syukran katsiran untuk para akhwat yang cantik-cantik (akhlaknya :) ) yang mengatakan "Novel kamu terlahir sebagai Syahidah, kamu bisa!"..untuk Monik n Puput yang slalu kurindukan kata SEMANGAT nya.. untuk Uda Saifullah di Payakumbuh, Syukran atas obat Vermint n Madunya.. kedepan Novel akan slalu konsumsi ini..sesuai dengan kantong Novel.. "Dalam tubuh yang sehat bakal buat jiwa makin sehat."
RASA SYUKUR kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku MANUSIA NORMAL, karena tanpa keNORMALan.. aku tidak akan sadar-sadar dari keGILAan dalam melalaikan tugas sebagai KHALIFATULLAH di muka bumi ini, Allah aku mencintaiMu, Muhammad SAW aku juga mencintaimu "terima dunk.. ;)"
SEMOGA tidak buat sobat bosan membaca tulisan ini dan tulisan-tulisan berikutnya..
SEMOGA bermanfaat, Alhamdulillah.
_Novelia Yusuf asy-Syahidah, alFaqirilallah_ (Sabtu, 23 0ktober 2010)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar