
tapi.. ahh
Jiwa Bermata Raga
Raga, adakah kau lihat sang waktu menunggu kau kembali
Raga, kemana kau pergi ingat jalan pulang
Tak mau kulihat kau bersedih mencari
Tak mau ku tengok kau berlari
Tanya, sana-sini
Sungguh waktuku tak sudi menatap kau begitu..
Pohon yang kau lubangi ku harap jadikan perahu
Bukan sekedar lubang.. tapi senikan untuk bisa berlayar
Raga, buatlah perahumu tahan dengan berbagai pesakitan
Karena badai tiap hari akan mencari mu
Dan angin pun ikut serta untuk jatuhkanmu
Di tengah lautan atau samudra yang kau lalui
Raga, jadikan aku ketika bertemu tersenyum
Biar alam menilai perjuanganmu dalam berkayuh
Tak usah kau hiraukan panasnya matahari dan derasnya hujan
Cukup, terus goyangkan dayungmu
Biar kau tak malu mendampar di sudut pulau
Indah dan berkilau
Karena, Surga itu sulit di capai..
Pulanglah.. bawa kebaikan itu..
Raga, jangan kecewakan sang Waktu..
Apalagi AKU
By. Al-FaqirIlallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah
(22 April 2010, Padang Dhuha.)