


Rasa itu mati...
Tiba-tiba saja, entah nanar atau luka
jiwa itu hilang...
cepat, melesat tanpa menoleh sepi
Hati ini bertanya...
Ada apa gerangan dengan Hidup?
Terluntakah kau disana..
atau raga kini ikut lenyap pergi
Hati berkata, kau hebat!
karna sampai detik ini kau tertawa, meski...
Nanar itu ada dalam benak luka mu
hati berbicara kau pejuang kuat...
tinggalkan Cinta demi Nanar yang menganga..
berjuang, Bersemangat!!!
puitis, al-Faqir ilallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah
(28 Mei 2009 jam 13:29)
benar sekali.... :)
BalasHapus